RavaNews.com- SIMALUNGUN – Slogan baru Polri “Polri Bersama Masyarakat” diduga hanya jadi pemanis bibir di Polsek Pematang Silimahuta, Polres Simalungun.
Buktinya, saat warga Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Pematang Silimahuta melaporkan maraknya judi Togel yang beroperasi tepat di belakang Polsek, Kapolseknya *AKP Rudiansen Sipayung* bukannya menindak, malah *memblokir nomor wartawan* yang menyampaikan keluhan warga.
Warga marga Togatorop geram. Menurutnya, judi Togel di Kampung Toba dan Kampung Pelita Saribu Dolok sudah sangat meresahkan dan beroperasi terang-terangan setiap malam di warung tuak tenda biru.
“Sama sekali tidak ada respon sampai hari ini pak, jurtul dan bandar belum ditangkap. Tukang tulisnya tepat di belakang Polsek Saribudolok. Malam gini udah beroperasi semua,” geram warga.
*DATANG SIANG, JUDI MALAM – MODUS ABS ASAL BAPAK SENANG*
Yang lebih memalukan, Polsek Pematang Silimahuta mengklaim sudah cek lokasi pada Jumat (23/10) pukul 09.00 WIB pagi. Padahal warga menyebut judi baru buka malam hari.
Warga menuding pengecekan itu hanya modus *ABS – Asal Bapak Senang*, datang hanya untuk foto-foto buat laporan ke atasan.
“Kalau niat berantas, datanglah malam, diam-diam. Pasti ketangkap. Ini datang siang kayak kondangan, jelas tidak ditemukan. Alasannya banyak kali, kami sudah bosan lapor,” sindir warga.
*JURTUL DIKETAHUI, BANDAR DIKETAHUI, POLISI TUTUP MATA*
Warga menyebut jaringan ini sangat rapi. Juru tulis (jurtul) diduga seorang bernama *Santo Nainggolan* yang disebut-sebut berprofesi sebagai Satpam SD di Saribu Dolok. Setoran diduga mengalir ke bandar besar yang dipanggil *Pak Putri Purba* yang menguasai Haranggaol Horisan, Kecamatan Purba.
“Nama jurtul kita ketahui, penampungnya kita ketahui, sudah jadi rahasia umum. Tapi Polsek gak jelas, diduga sudah disuap bandar,” tegas Togatorop.
Warga menduga ada setoran rutin kepada oknum di Simalungun sehingga bandar kebal hukum.
Untuk itu warga mendesak:
*1. Kapolda Sumut, Pangdam I/Bukit Barisan, Danrem 022/Pantai Timur dan Denpom Simalungun segera turun dan menangkap bandar judi togel Santo Nainggolan dan Pak Putri Purba.*
*2. Kapolri dan Kapolda Sumut mencopot Kapolres Simalungun dan Kapolsek Pematang Silimahuta AKP Rudiansen Sipayung yang dinilai tidak bernyali dan diduga menerima setoran dari bandar judi togel Saribu Dolok.*
*3. Propam Polda Sumut memeriksa aliran dugaan setoran judi togel di wilayah Simalungun.*
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Simalungun belum memberikan keterangan resmi.
Tim








Komentar