oleh

Dilantik Sebagai Komisioner KPID NTT Termuda, Ini Daftar Prestasi Kekson Fole Salukh

RavaNews.Com- KUPANG- Gubernur NTT, Melki Laka Lena resmi melantik tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) periode 2026-2029 di aula Dinas Kominfo NTT, Senin, (30/3/2026).

Menariknya, dari tujuh Komisioner KPID NTT itu ada satu yang masih berusia 28 tahun. Dia adalah Kekson Fole Salukh.

Kekson Fole Salukh, atau yang akrab disapa Bung Kekson, adalah putra Nusa Tenggara Timur asal Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ia lahir di Kampung Poli, Desa Nobi-Nobi, pada 30 April 1997, dari pasangan Oktovianus Salukh dan Katerina Tunu.

Sebagai anak keempat dari enam bersaudara, Kekson menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Desa Nobi-Nobi, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD GMIT Nobi-Nobi, kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Amanuban Tengah dan tamat pada tahun 2012.

Selanjutnya, Kekson hijrah ke Kota Kupang. Di ibu kota Provinsi NTT inilah semangat belajar dan organisasinya semakin terasah. Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 4 Kupang pada tahun 2015.

Pendidikan tinggi ia tempuh di Politeknik Negeri Kupang, pada Program Studi Sarjana Terapan Pariwisata, dan lulus pada tahun 2020 dengan predikat sangat memuaskan. Selama masa perkuliahan, Kekson dikenal sebagai pribadi yang aktif dan kritis dalam organisasi kemahasiswaan.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Pariwisata periode 2018–2019, serta Kepala Bidang Humas BEM Politeknik Negeri Kupang periode 2019-2020.

Tak hanya itu, Kekson bersama teman-teman juga mendirikan organisasi kepemudaan daerah, Himpunan Mahasiswa Banam, Oenam, dan Onam (HIMBOEN) Kupang, dan dipercaya sebagai ketua pertama pada tahun 2019.

Ketertarikannya pada dunia jurnalistik mulai tumbuh sejak masih di bangku kuliah. Pada tahun 2018, ia dipercaya menjadi Koordinator Penulis Berita Pariwisata di Harian Umum Victory News. Sejak saat itu, dunia jurnalistik menjadi ruang pengabdian sekaligus aktualisasi diri.

Sejak kecil, Kekson dikenal sebagai pribadi berprestasi. Di bangku sekolah dasar, ia meraih Juara I Lomba Matematika dan IPA tingkat gugus Kecamatan Amanuban Tengah. Di tingkat SMP, ia konsisten berada di peringkat dua, dan tiga.

Di perguruan tinggi, ia kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara III Lomba Fotografi Antar Politeknik se-Indonesia di Politeknik Negeri Bandung pada tahun 2018.

Dalam dunia jurnalistik, berbagai penghargaan berhasil ia raih. Mulai dari Juara III Kompetisi Jurnalistik Perum Bulog tahun 2021, Juara I Karya Jurnalistik PT Jasa Raharja NTT tahun 2022, Juara Harapan I Karya Jurnalistik PT Pelindo tahun 2022, hingga Finalis Karya Jurnalistik GMT Institute tahun 2023. Pada tahun yang sama, Kekson meluncurkan buku perdananya berjudul Inspirasi di Balik Berita.

Prestasi jurnalistiknya kian melejit  pada tahun 2023, ketika Kekson meraih Juara I Anugerah Jurnalistik PT Pertamina Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, sekaligus Juara I tingkat nasional.

Ia juga dinobatkan sebagai penerima penghargaan Best of The Best Anugerah Jurnalistik Pertamina RI, yang membawanya mengikuti pelatihan jurnalistik internasional di University of the Arts London pada tahun 2024.

Selama dua pekan di Inggris, Kekson belajar tentang manajemen media televisi, radio, dan surat kabar. Sebuah pengalaman yang semakin menguatkan kapasitas dan perspektifnya di dunia penyiaran.

Sekembalinya ke tanah air, ia kembali mengukir prestasi dengan meraih Juara III Karya Jurnalistik Kementerian Perhubungan RI tahun 2024 dan Juara III Karya Jurnalistik JNE tingkat nasional.

Selain mengikuti pelatihan jurnalistik di London, Kekson juga dipercaya PT Pertamina (Persero) sebagai pemateri dalam berbagai kegiatan media gathering di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung, Medan, Jambi, dan lain-lain.

Ia juga memiliki pengalaman liputan luar negeri ke Timor Leste bersama Angkutan Lintas Batas Negara dari Kupang menuju Timor Leste, yang mengantarkannya meraih penghargaan nasional dari Kementerian Perhubungan RI.

Pada tahun 2022, Kekson terpilih sebagai Duta Laskar Rempah asal NTT dan mengikuti pelayaran kapal legendaris KRI Dewa Ruci dari Surabaya ke Makassar. Dalam pelayaran tersebut, ia dipercaya memimpin 36 pemuda-pemudi berprestasi dari 36 provinsi sebagai Ketua Laskar Rempah Indonesia.

Kekson juga dikenal sebagai pendiri Taman Edukasi Rempah pertama di Indonesia yang dibangun di SMA Negeri 6 Kota Kupang, sekaligus mempromosikan sekolah tersebut sebagai sekolah rempah pertama di Indonesia. Kekson juga terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan.

Atas dedikasi dan rekam jejaknya, sejak tahun 2024 hingga kini, Kekson dipercaya manajemen PT VBL Media  sebagai Redaktur Politik dan Keamanan. Selama berkarier sebagai jurnalis, ia telah menjelajahi 22 kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur.

Kini, Kekson Fole Salukh memantapkan langkah menuju Komisi Penyiaran Indonesia Daerah NTT sebagai Calon Komisioner periode 2026–2029. Dengan visi Penataan Penyiaran yang Inklusif, Adaptif Digital, dan Mendukung Pembangunan NTT, ia ingin berkontribusi nyata dalam pembangunan NTT melalui penguatan sistem penyiaran publik yang berkualitas dan berpihak pada masyarakat.

Peraih penghargaan Jurnalis Muda Berprestasi Tingkat Provinsi NTT ini memiliki komitmen untuk menata lembaga penyiaran di NTT yang inklusif, adaptif digital, dan menjamin
kepentingan publik serta keberagaman lokal di era multiplatform sesuai Dasa Cita Melki-Johni yang berfokus pada pembangunan NTT Digital.

Selain itu, dirinya juga mendorong lembaga penyiaran di NTT yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia supaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan semangat ke-Bhinnekaan, memastikan seluruh Masyarakat NTT memperoleh informasi publik melalui
penyiaran yang berimbang dan berkualitas, dan meningkatkan kualitas SDM lembaga penyiaran  berkualitas, mendidik, bermoral, objektif dan menghibur.

Berbekal rekam jejak, prestasi, integritas, dan pemahaman mendalam tentang dunia penyiaran, Kekson Fole Salukh siap mengemban amanah sebagai Komisioner KPID NTT periode 2026–2029.***(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *